Selasa, 01 September 2020

SMP NAHDLATUL WATHAN JAKARTA

Tugas Kelas 7

Hanya membaca materi dibawah ini dan isi daftar hadir diakhir materi

BAB 2
KLASIFIKASI MAHLUK HIDUP

E. Jamur (Fungi)

Jamur merupakan makhluk hidup yang memperoleh makanan dengan cara menguraikan bahan organik yang sudah mati. Ciri - ciri jamur: tidak memiliki akar, batang, daun, dan klorofil; memiliki spora; hidup ditempat lembab; ada yang bersifat saprorit dan parasit.
Penasaran dengan Apa Itu Jamur? Ini Dia Penjelasannya!
Gambar Jamur

Jamur saprofit adalah jamur yang hidup dan makan dari bahan organik yang sudah mati atau busuk. Jamur parasit adalah jamur yang hidup dan menghisap makanan dari makhluk yang ditempeli (inangnya).

Jamur terdiri atas benang - benang halus yang disebut hifa. Hifa ini saling berhubungan membentuk miselium. Jamur alam mikroskopis seperti ragi tape ( Saccharomyces cereviciae ), Rhizopus sp., Aspergillus sp. dan makroskopis contoh jamur tiram, jamur kayu dan sebagainya.
PERANAN Rhizopus Oryzae PADA INDUSTRI TEMPE DALAM PERANAN PENINGKATAN GIZI  PANGAN | Pondok Ilmu 
Gambar Rhizopus sp.

Jual JAMUR TIRAM 500gr/Pack - Jakarta Pusat - Alicia Homeware Shop |  Tokopedia
Gambar Jamur Tiram

Jamur terdiri dari 6 Divisi yaitu: Cytridiomycota, Zygomicotina, Glomeromycota, Ascomycotina, Basidiomycotina dan Deuteromycotina. Jamur ada yang masuk kelompok Protista yang disebut Protista mirip jamur yaitu Divisi Myxomycota dan Oomycota.

F. Tumbuhan (Plantae)

Kingdom Tumbuhan dibagi menjadi 3 Divisi yaitu: Lumut (Bryophyta), Paku - pakuan (Pterydophyta) dan Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta). Berdasarkan morfologinya, tumbuhan ada 2 jenis yaitu: 

1). tumbuhan tidak berpembuluh (Tallophyta) seperti Lumut
2). Tumbuhan berpembuluh (Traceophyta) seperti Paku - pakuan dan tumbuhan berbiji.

Ciri - ciri dari lumut yaitu memiliki struktur seperti akar yang disebut rizoid, berspora, dan berklorofil. Contohnya: Lumut Hati ( Marchantia polymorpha ) yang bisa digunakan untuk obat penyakit hati (liver), Lumut daun ( Bryopsida sp.) Dan lumut tanduk ( Anthecerotopsida sp.).

Tumbuhan lumut dan bagian - bagiannya:
Ciri - ciri tumbuhan paku yaitu memiliki akar, batang, daun, berspora, berklorofil, daun muda menggulung. Daun tumbuhan paku yang berspora disebut sporofil, yang tidak berspora disebut tropofil. Contohnya: paku purba (Psilophytinae), paku kawat (Liicopodinae), paku ekor kuda (Equisetinae) dan paku sejati (Filicinae).

Tumbuhan berbiji (Spermatophyta) dibagi menjadi tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) contohnya Melinjo ( Gnetum gnemon ), Pinus ( Pinus merkusii ) dan berbiji tertutup (Angiospermae) contohnya Mangga ( Mangifera indica ), Belimbing ( Averrhoa carambola ).

Ciri - ciri Gymnospermae:

1). Biji tidak dibungkus dengan daun buah
2). Alat perkumpulan berupa strobilus jantan dan strobilus betina
3). Batang besar dan berkambium
4). Berakar tunggang dan serabut
5). Daun selalu hijau, sempit, tebal, dan kaku

Ciri - ciri Angiospermae:

1). Biji dibungkus dengan daun buah (karpel)
2) Memiliki bunga

Tumbuhan Tallophyta tidak dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun. Tumbuhan Traceophyta disebut juga tumbuhan berkormus yang dapat dibedakan akar, batang, dan daunnya. Traceophyta dibagi menjadi 2 yaitu Kormophyta berspora seperti paku - pakuan dan Kormophyta berbiji seperti Spermatophyta.

Angiospermae dibagi menjadi 2 yaitu tumbuhan dikotil (berkeping dua) contohnya kacang tanah, mangga dan monokotil (berkeping satu) contohnya padi ( Oriza sativa ), jagung ( Zea mays ).

Ciri - ciri monokotil yaitu daun lembaga berkeping dua, berakar serabut, tulang daun sejajar atau melengkung, berkas pengangkut menyebar, dan kelopak bunga berkelipatan 3. Ciri - ciri dikotil yaitu daun lembaga berkeping dua, berakar tunggang, tulang daun menyirip atau menjari, berkas pengangkut teratur dan kelopak bunga berkelipatan 4 atau 5.

SILAHKAN ISI DAFTAR HADIR DIBAWAH INI

https://forms.gle/U5tCan9bQWVu9Enu9


Selasa, 25 Agustus 2020

SMP NAHDLATUL WATHAN JAKARTA

 Tugas Kelas 7

Hanya membaca materi dibawah ini dan juga di LKS IPA halaman 26-27 serta isi daftar hadir dibawah.


BAB 2
KLASIFIKASI MAHLUK HIDUP

D. Pengelompokkan Kingdom
Klasifikasi makhluk hidup adalah suatu cara memilah-milah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan-golongan atau unit-unit tertentu. Klasifikasi makhluk hidup bertujuan untuk mempermudah mengenali, membandingkan dan mempelajari makhluk hidup. Ilmu yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup disebut taksonomi. Pelopor taksonomi adalah Bapak Carolus Linnaeus.

Tingkatan takson pada hewan dari yang terbesar adalah :

kingdom => filum => kelas => ordo => famili => genus => spesies


Tingkatan takson pada tumbuhan muai dari yang terbesar adalah :
kingdom => divisi => kelas => ordo => famili => genus => spesies

Klasifikasi makhluk hidup di dasarkan pada :
👉 Persamaan
👉 Perbedaan
👉 Manfaat
👉 Ciri morfologi
👉 Anatomi
👉 Ciri biokimia  

Menurut Roberth H. Whittaker, makhluk hidup dikelompokkan menjadi 5 kingdom. Yaitu Monera, Prostista, Fungi, Plantae dan Animalia. Untuk lebih mengerti berikut penjelasannya.

1. Monera dan Protista

Monera adalah makhluk hidup tingkat rendah yang bersifat mikroskopis. Ciri - ciri Monera yaitu bersel satu (uniseluler), tidak memiliki membran inti (prokariotik), dan berkembangbiak dengan membelah diri. Contoh dari Monera yaitu Bakteri dan Alga biru. Bakteri ada yang menguntungkan manusia seperti Eschericia Coli (gambar 1) untuk memproduksi vitamin K pada proses pembusukan sisa makanan. Ada pula bakteri yang berbahaya bagi manusia seperti Mycobacterium tuberculosis yang menyebabkan penyakit TBC (penyakit yang menyerang paru - paru).
Monera terdiri dari bakteri purba (Archaeobacteria) dan bakteri sejati (Eubacteria).

E-COLI - Resumen Microbiologia - 00419010 - UASLP - StuDocu
Gambar 1

Protista adalah makhluk hidup tingkat rendah yang memiliki 2 sifat yaitu mikroskopis dan makroskopis. Ciri - ciri Protista yaitu bersel satu (uniseluler), memiliki membran inti (eukariotik), dan mampu berkembangbiak. Contoh dari Protista mikroskopis yaitu: jamur lendir ( Dyctostelium discoideum ), Blob ( Physarium polycephalum ), jamur penyebab penyakit pada kentang ( Phytophtora infestans ) dan sebagainya. Contoh dari Protista makroskopis yaitu: Alga Merah ( Euchema spinosum ), Alga hijau ( Ulva sp ), dan Alga Coklat ( Fucus sp ).
Protista terdiri dari tiga kelas yaitu :

a. protista mirip jamur
Kelompok ini memiliki habitat ditempat lembab atau batang kayu yang lapuk (gambar 2), memiliki sel berflagela pada suatu waktu dalam siklus hidupnya, khusus pada jamur air, memiliki dinding sel tersusun zat selulosa, sedangkan jamur tersusun zat kitin, membentuk spora diploid dan hasil meiosis berupa gamet. Pada jamur air menghasilkan zoospora.

Aksi Nyata: Bagaimana UbD Membantu Guru?

     Nama           : Hardianto Adi No. UKG        :  201698545039 LPTK            : Universitas Negeri Malang Peserta PPG Guru Tertentu Tah...